Selasa, 08 Desember 2009

Bentuk Usaha (Franchise)

Ini sedikit pengetahuan tentang franchise (bukan saya yang buat, cuma copy paste)


Franchise (waralaba) adalah suatu strategi pengembangan komersial produk, jasa atau teknologi yang berdasarkan kerjasama yang erat dan berkesinambungan antar perusahaan baik secara hukum maupun finansial, yang independen, yaitu franchisor (pemberi waralaba) dan franchisee ( penerima waralaba).

Di Indonesia,  sistem bisnis dengan franchise mulai berkembang sejak tahun  1980  an. Pada saat ini sudah banyak franchise asing yang masuk ke Indonesia, baik dalam perdagangan barang maupun  dan jasa. Selain itu,  pengusaha Indonesia  juga telah  mulai mengembangkan  domestik franchise, seperti Es Teler 77, Salon Rudy Hadisuwarno, dan lainnya.






Menurut Brice Webster,  franchise dapat digolongkan menjadi tiga macam, yaitu : 
·         Product Franchise. Disini  penerima franchise hanya  bertindak sebagai distributor dari produk franchisor, seringkali diberi hak ekslusif untuk  memasarkan produk tersebut disatu wilayah tertentu. 
·         Manufacturing  Franchise. Franchisor memberikan know – how dari suatu proses produksi. Franchise  memasarkan barang-barang   itu dengan standard produksi dan merek yang sama dengan dimiliki franchisor. Contoh franchise model ini adalah  produk minuman soft drink sperti  Coca Cola, Fanta,  Pepsi dan lain-lain. 
·         Bussines format franchising. Franchisee mengoperasikan  bisnisnya dengan memakai nama franchisor. Franchisee diakui  sebagai anggota kelompok bisnis ini dan sebagai imbalan atas pemakaian nama tersebut, maka  franchisee harus  mengikuti metode-metode  standar pengoperasian  dan berada di bawah pengawasan  franchisor, dalam hal bahan-bahan yang digunakan, pilihan tempat usaha, desain tempat usaha, jam penjualan, persyaratan karyawan dan lain-lain. Contoh: Mc. Donald, Dunkin Donat, Pizza Hut dan lain-lain. Selain ketiga bentuk di atas, sudah berkembang juga di Indonesia  group trading franchise, yang menunjuk pada  pemberian hak toko grosir maupun pengecer.  Seperti Indomart, Carrefour dan lain-lain.


Penyebab kegagalan dari usaha franchise adalah:
1. Franchisor serakah memungut franchise fee.
2. Monitoring yang lemah.
3. Kesalahan merekrut franchisee.
4. Kelemahan pada divisi R&D.
5. Perjanjian yang tidak tegas dan jelas.
6. Sistem operasional yang terlalu rumit.



Kunci Sukses Franchising:
1. The more simple, the more success.
2. Berorientasi kepada suksesnya franchisee.
3. Terus melakukan inovasi dan pengembangan.


Berikut ini ada diskusi ekonomi mengenai Franchise. Silakan dibaca dan diberi tanggapan. Terima kasih..





2 komentar:

Unknown mengatakan...

GIMANA KALO KITA BUKA USAHA ITU AJA ? KITA YANG KELOLA RAME RAME

Dinna Caesar mengatakan...

buka franchise maksudnya?
franchise apaan?